Makam Imogiri, Mengenan Raja Pada Zaman Dahulu

Makan imogiri ini merupakan sebuah makam yang memiliki sejarah besar. Di sana dibaringkan para raja mataram yang berkuasa pada masanya. Nama imogiri sendiri diambil dari kata imo yang artinya gunung dan giri yang artinya kabut. Jadi imogiri memiliki arti gunung kabut. Memang dulu sekali, kawasan imogiri merupakan sebuah gunung yang berkabut.

Makam Imogiri

Makam Imogiri

Pemakaman ini merupakan pemakaman raja yang dianggap suci dan keramat. Di dalam sana, dimakamkan para raja dan keturunannya dari kerajaan mataram. Makam ini dibangun pada tahun 1632 oleh Sultan Mataram III, yakni prabu hanyokrokusumo yang merupakan garis keturunan langsung dari panembahan senopati, raja mataram I. Makam ini masih satu gugusan dengan pegunungan seribu.

Aktivitas Di Makam Imogiri

Untuk berziarah di makam ini, ada aturan tertentu yang harus diikuti. Yakni soal pakaian bila ingin masuk ke makam bagian dalam. Pengunjung yang ingin masuk ke dalam area makam harus mengenakan pakaian adat jawa. Untuk laki-laki harus mengenakan baju surjan, kain jarik panjang dan juga blangkon. Sementara itu untuk perempuan harus mengenakan kemben, kain panjang dan juga melepassemua perhiasan.

Bagi perempuan yang mengenakan jilbab juga harus melepas jilbabnya apabila ingin masuk ke dalam area makam. Bagian dalam makam merupakan area sakral yang tidak dapat menampung banyak orang. Paling banyak hanya 5 orang saja, oleh karena itu harus bergantian apabila yang ingin masuk adalah orang banyak.

Tidak pula diperbolehkan membawa kamera ke dalam area makam, hanya fokus untuk berziarah dan membacakan do’a saja. Apabila pengunjung tidak mau berganti pakaian ke adat jawa, maka hanya bisa sampai di bagian luar makam saja. Makam tersebut juga hanya dibuka pada jam tertentu saja, dalam sehari kira-kira hanya 3 jam saja. Oleh karenanya seringkali pengunjung menelan kekecewaan karena tidak bisa masuk ke dalam makam.

Untuk fasilitas umum sendiri, makam ini sudah memiliki fasilitas yang memadai. Di antaranya adalah tersedianya kamar kecil, gentong berisi air suci, tempat yang menjual oleh-oleh, masjid besar, pakaian jawa, tempat parkir dan arus listrik untuk mengisi daya baterai.

Harga Tiket Masuk Makam Imogiri

Tidak ada harga tiket masuk ke makam imogiri ini, sebab yang menjaga dan mengelola adalah para abdi keraton jogja semua. Makam ini tidak dikomersilkan untuk kepentingan wisata. Untuk parkir sendiri, Anda juga tak perlu membayar parkir. Makam ini bersebalahan dengan masjid besar yang ada di imogiri.

Bagi yang ingin mengirimkan do’a dari luar makam bisa saja, sebab ada pendopo lesehan yang tersedia beberapa untuk dijadikan sebagai tempat membacakan do’a. Pada malam-malam tertentu seperti malam satu suro, makam imogiri ini akan ramai sekali didatangi orang. Kebanyakan dari mereka ini untuk merenung dan melakukan tirakat.

Akses Jalan Menuju Makam Imogiri

Makam ini terletak di Bantul, Imogiri. Anda tinggal menuju ke arah giwangan saja, atau bisa juga lewat gembira loka untuk sampai di makam ini. Makam ini terletak di jalan kecil, sehingga Anda harus bersabar apabila mengendarai mobil untuk kesana.

Itu tadi adalah sedikit informasi mengenai makam imogiri yang sakral dan tidak sembarang orang boleh masuk. Makam ini sangat cocok bagi Anda yang mengasah ruhani dan senang memanjatkan do’a kepada Tuhan. Selalu berhati-hati dan tetap waspada, selamat menikmati suasana Jogja.